Produsen Propolis 1 di Indonesia
nanoteknologi herbal
News & Events

Perkembangan herbal dengan teknologi nano saat ini.

Di tahun 2021 tidak terasa bagaimana sebuah teknologi mempengaruhi kehidupan manusia, singkatnya Nanoteknologi pertama kali diresmikan oleh Prof Norio Taniguchi dari Tokyo Science University tahun 1974 dalam makalahnya yang berjudul “On Basic Concept of ‘Nano-Technology’,” Proc. Intl Conf. Prod.

Nanoteknologi terkenal lebih kepada material yang dikecilkan menjadi ukuran nano meter. Bagaimana perkembangan herbal atau obat tradisonal yang sekarang sudah di upgrade menjadi sebuah obat tradisional yang berukuran nano, tentunya sebuah teknologi memperbarui sifat dari fungsinya menjadi lebih baik lagi dalam pengobatan secara tradisional.

Obat tradisional atau obat herbal senantiasa pengobatan yang menggunakan bahan-bahan herbal bukan bahan sintesis, yang selama ini masih menjadi no 2, seakan akan menjadi pengobatan alternative untuk penyembuhan.

Padahal tentunya tidak benar sama sekali, dilihat dari jaman dahulu sebelum mengenal obat-obatan manusia jaman dulu biasa dengan obat-obatan tradisional untuk penyembuhan.

Dikarenakan obat-obatan telah banyak mengalami pengujian dan cepat dalam efek penyembuhan, mulailah bergeser obat-obatan mengalahkan obat-obat herbal, tetapi yang disayangkan banyak obat-obatan menimbulkan efek samping dalam jangka panjang.

Makanya Resep dokter diperlukan dalam pengobatan apapun, dan jangan sekali-kali berlebihan over dalam penggunaan obat-obatan yang tidak menggunakan resep dokter atau berlebihan dari dosis yang dianjurkan. Dengan dalil cepat sembuh.

Semua obat-obatan yang sudah mengalami banyak pengujian dan sudah bersertifikat memang dianjurkan untuk mengobati penyakit tertentu. Apalagi sangat baik jika dokter sudah meresepkan obat tersebut. Nah disini bagaimana nanoteknologi membantu obat-obatan herbal agar bisa menjadi obat yang digunakan dalam masyarakat pada umunya nantinya.

Walaupun dikenal sebagai pengobatan alternative untuk pengobatan herbal tetapi dengan nanoteknologi yang dikembangkan mempengaruhi unsur senyawa dari pengobatan herbal tersebut, karena bisa diperkecil menjadi ukuran skala nano meter.

Teknologi nano pada dasarnya sudah dikembangkan, ditemukan sejak lama, namun dari dahulu jika berbicara teknologi nano maka akan terasa asing apalagi pada masyarakat umum yang kesehariannya, Untuk itu saatnya dan belum terlambat sama sekali untuk terus mengenalkan teknologi nano kepada masyarakat pada umumnya.

Perubahan pandangan dan gaya hidup akan menjadi sumber daya masyarakat mengenal teknologi nano menjadi suatu yang sangat bermanfaat bagi dirinya dan kehidupan orang banyak. Tentunya menjadi pekerjaan semua pihak menjadikan nanoteknologi ini bisa dinikmati baik untuk pengetahuan dan juga untuk kesehatan.

Adapun teknologi nano ini menjadi sebuah nilai yang besar sangat bermanfaat bagi industri-industri kesehatan terutama industri pengobatan herbal. Untungnya para ahli teknologi nano ini tidak pernah berhenti memperkenalkan dan mengedukasi dari manfaat nano teknologi ini. Edukasi dari manfaat tekologi nano untuk herbal seakan menjadi hal yang nantinya benar-benar sangat bermanfaat.

Dilihat dari perkembangan di tahun 2021 untuk nanoteknologi khususnya herbal sekarang ini masih dinikmati oleh 5% masyarakat di Indonesia. Tantangan yang terbesar dan peluang masih terbuka secara luas.

Manfaatkan nanoteknologi herbal sebagai obat tradisional nantinya, bisa menjadi pengobatan alternative yang sangat direkomendasikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat