Produsen Propolis 1 di Indonesia

Nano Blog

pangsa eksport obat tradisional
obat herbal

Peluang Usaha Obat Tradisional di Masa Depan.

RI dinilai punya peluang bagus garap herbal yang mulai dimininati dunia.

Dikutip dari Antara: Indonesia dinilai bisa menggarap peluang investasi dibidang farmasi, khususnya tren obat-obatan alami atau herbal yang mulai dilirik dunia.

“Indonesia punya peluang yang bagus dalam bidang ini. Apalagi obat-obatan alami dinilai lebih aman bagi kesehatan dan dampaknya lebih komplek bagi dunia kesehatan.

Di sisi lain, di industri farmasi, tren herbal tradisional ini juga jadi langkah yang disasar kedepan,” kata Peneliti Center for Indonesia Policy Studies (CIPS) Andree Surianta.

Sementara itu Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Siswo Pramono menjelaskan berdasarkan penelitian yang dilakukan lembaganya, herbal dan rempah-rempah serta jamu punya nilai komporatif yang tinggi dan punya daya saing besar dalam analis pasar.

Healthy drink from turmeric and ginger roots and lime in a glass on white concrete background with copyspace. Jamu – popular Indonesian traditional drink. Immunity boosting, detox, diet.

“Kalau dilihat dari total eksport produk farmasi sebesar 1.3 miliar dolar AS, 32 persennya merupakan produk campuran dan non campuran untuk produk terapi. Kita juga sudah ekspor banyak ke Afrika. Jadi banyak potensi untuk mengembangkan bisnis ini,” kata Siswo.

Potensi terbesar adalah dalam dunia obat tradisional herbal adalah menambah dari nilai produk itu sendiri. Obat tradisional yang sudah dikembangkan dengan nanoteknologi diharapkan menjadi obat tradisional yang bermutu tinggi dan sangat bagus sekali khasiatnya.

Penelitian dalam search and development obat tradisional dapat memungkinkan rekayasa partikel menjadi ukuran nano. Hal tersebut sangat menambah efek dari bahan herbal tersebut semakin berkhasiat.

Jika obat tradisional Indonesia sudah diakui dunia dengan teknologi bahan baku yang dikembangkan menjadi ukuran nano partikel, dapat dibayangkan Indonesia bisa bersaing dengan negara China untuk pengeksport produk obat tradisional herbal.

Bimbingan teknis sertifikasi CPOTB Sumber : MediaIndonesia

Dilansir dari MediaIndonesia.com

Industri jamu tumbuh 10-20% saat pandemi.

Industri Jamu tradisional mengalami pertumbuhan cukup baik saat pandemi. Hal itu terjadi karena isu, kesehatan menjadikan hal yang utama. Jamu Tradisional mengalami peningkatan omset 10%-20%.

Ketua Perkumpulan Jamu Alami Indonesia (PPJAI) Mukit Hendaryatno mengatakan salah satu industri yang mampu bertahan dan bahkan bertumbuh pada saat pandemi adalah jamu tradisional.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Klik disini
Hello
Ada yang bisa kami bantu