Produsen Propolis 1 di Indonesia

Nano Blog

olive oil
News & Events

Sejarah dan Manfaat Minyak Zaitun

Ribuan tahun yang lalu minyak zaitun atau olive oil (sweet oil) telah umum digunakan terutama di wilayah Mediterania. Selain sebagai alat tukar dan memasak, minyak zaitun juga dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh.

Sejarah Minyak Zaitun

Sekitar 6000 tahun lalu minyak zaitun telah ditanam dan digunakan oleh orang Turki, Spanyol, Yunani Persia, Mesopotamia, dan kemudian menyebar hingga ke Suriah, Palestina dan Afrika Utara.

Olive Oil press sumber wikipedia

Saat itu, selain dipakai dalam mengolah makanan, minyak zaitun juga digunakan dalam ritual keagamaan, perawatan tubuh, obat-obatan dan minyak penerangan.

Olive oil juga dianggap sebagai lambang kemakmuran bagi yang memakainya, oleh sebab itu, olive oil adalah salah satu komoditas yang berharga pada jaman itu.

Pada waktu itu, minyak zaitun diperoleh dengan menghancurkan buah zaitun yang telah matang dengan batu dan kemudian diperas. Selanjutnya berkembang dengan menggunakan roda penggilas atau pemutar. Saat ini seiiring dengan kemajuan teknologi, minyak zaitun diproses dengan menggunakan mesin modern.

Pohon dan Buah Zaitun.

Olea Europea” adalah nama latin dari pohon zaitun. Sebagaimana dikutip dari wikipedia, pohon zaitun berasal dari genus olea. bentuknya relatif kecil dari bertekstur keras.

Oleh karena pertumbuhan yang lambat dan nilai manfaatnya yang besar, pohon dan buah zaitun harganya menjadi relatif mahal kayu pohon zaitun yang bentuknya unik ering, dan berbonggol juga banyak digunakan untuk furniture berkelas, ornamen hiasan alat dapur dan lain-lain.

Pohon zaitun bisa tumbuh subur d tanah kering karena ditunjang oleh akar yang kuat, Sebaiknya, ditanah yang subur, pohon zaitun juga bisa bertahan dan tetap berbuah hingga ratusan tahun selama dikelola dengan benar.

Buah zaitun biasanya dipanen 2 kali dalam setahun. Cara panen tradisional adalah dengan menguncang dahan atau pohonnya agar buah jatuh. Cara lain adalah dengan menaiki tangga dan memetik langsung. Buah yang jatuh sendiri dari rantingnya bisanya justru tidak menghasilkan minyak yang baik.

Meskipun pohon zaitun rata-rata tingginya tidak lebih dari 12 meter, pohon zaitun harus sering dipangkas agar memudahkan sewaktu panen.

Kematangan Buah.

Buah Zaitun memiliki 3 tahap kematangan buah masing-masing memiliki karekteristik yang berbeda sewaktu dipanen.

Hijau

Saat berwarna hijau, buah zaitun belum matang namun memiliki tinggkat antioksidan yang paling tinggi dan kaya klorofil. Masa kadaluarsanya pun lebih lama. Jika dipanen, akan menghasilkan warna minyak yang lebih hijau dan berasa pahit. Minyak yang dihasilkan juga relatif lebih sedikit.

Veraison ( Hijau Keunguan )

Di saat ini, buah zaitun masih memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dengan tekstur yang sudah matang. Saat inilah buah zaitun akan menghasilkan minyak yang cukup dan siap panen. rasanya akan pahit dan sedikit tajam.

Hitam

Minyak zaitun yang dihasilkan pada fase ini akan melimpah namun kandunganantioksidan dan klorofilnya agak berkurang. Di sisi lain unsur Karotenoid meningkat dan masa kadaluarsa menjadi lebih singkat. Minyak yang dihasilkan akan berwarna kemeasan, rasa pahit dan tajam akan terasa berkurang. Di fase ini, minyak zaitun juga disebut dengan “sweet oils”.

Kandungan Nutrisi

Per 100 gram buah zaitun mengandung 146 kalori yang diperkaya dengan 25% asupan harian vitamin E dan 104% kebutuhan sodium harian.

Buah zaitun memiliki tingkat antioksidan yang berbeda-beda tergantung kematangan buahnya. Yang tertinggi adalah saat masih berwarna hijau. Antioksidan yang terkandung di dalamnya juga beberapa macam seperti tyrosol, phenolic acids, flavanols anthocyanins yang memiliki karakterisitik masing-masing. Sehingga dalam sebuah zaitun terdapat begitu banyak manfaat yang sangat berguna bagi kesehatan.

Kualitas rasa, aroma dan warna olive oil atau minyak zaitun dipengaruhi oleh banyak faktor seperti: varietas pohon zaitun yang digunakan, tingkat kematangan buah, lokasi dan kondisi tanah, saat panen, teknik pressing, metode penyimpanan dan cara pengemasannya.

Dan seperti halnya wine ( minuman anggur permentasi ) rasa aroma dan warna minyak zaitun yang disukai lebih ke selera/ prefensi masing-masing pemakainnya.

Perbedaanolive oil satu sama lain terletak pada tingkat keasaman yang dikandung dan apakah melalui proses penjernihan ( refined ) atau tidak. Refined oil memiliki aroma, rasa dan warna yang lebih ringan/ jernih.

Jenis-Jenis Minyak Zaitun

Secara umum minyak zaitun terbagi dalam 5 jenis, dari 5 jenis itu ada yang terbaik atau grade tertinggi.

Extra Virgin Olive Oil

  • Merupakan grade tertinggi dari minyak zaitun, dimana rasa dan aromanya adalah yang terbaik.
  • Level antioksidan sangat tinggi
  • Tidak diproses pada suhu/temperatur tinggi
  • Diproses maksimal 24 jam setelah panen dengan teknik pressing dan metode pengemasan yang sangat ketat
  • Tidak diproses menggunakan bahan kimia
  • Aroma buah zaitun sangat kuat
  • Tidak melalui proses refined ( Penjernihan )
  • Tingkat keasaman dibawah 0.8%

Virgin Olive Oil

  • Diproses sama dengan extra virgin oil
  • Tidak diproses pada suhu / temperature tinggi
  • Level antioksidan sangat tinggi
  • Tidak diproses menggunakan bahan kimia
  • Aroma buah zaitun kurang kuat
  • Tidak melalui proses refined ( penjernihan )
  • Tingkat keasaman dibawah 1.5%

Pure olive Oil / Olive Oil / Regular Olive Oil

  • Terkadang ditambahkan virgin olive oil agar aromanya lebih tajam
  • Level antioksidan kurang
  • Melalui proses refined ( Penjernihan )
  • Bahan kimia dan pemanasan diperlukan dalam proses ekstraknya
  • Aroma, warna dan rasa lebih ringan/jernih
  • Tingkat keasaman dibawah 3,3%
  • Cocok untuk dipakai memasak tetapi tidak cocok untuk dressing atau olahan makanan tanpa dimasak

Light Olive Oil / Olive Pomace Oil

  • Merupakan sisa produksi dari extra virgin ( kulit buah, serpihan, dll ) yang kemudian dipanaskan untuk diekstrak minyaknya.
  • Bahan kimia dan pemanasan diperlukan dalam proses ekstraknya
  • Rasa cenderung hambar dan antioksidan sangat rendah
  • Tingkat keasaman dibawah 3,3%
  • Bisa dipakai untuk memasak tetapi aroma hambar.

Lamapante olive Oil

  • Tidak bisa dikonsumsi manusia
  • Merupakan sisa produk hasil dari cacat produksi atau buah yang rusak
  • Tingkat keasaman diatas 4%
  • Beraroma tidak enak
  • Biasanya dipakai untuk minyak lampu/penerangan

Manfaat minyak zaitun untuk kesehatan

Selain untuk memasak minyak zaitun dikenal memiliki antioksidan yang sangat tinggi dan beragam manfaat kesehatan jka dikonsumsi secara teratur.

Banyak study dan riset yang menunjukan manfaat buah dan minyak zaitun kesehatan. Sebuah aritkel yang diterbitkan oleh International Journal of Molecular Science pada tahun 2018 menunjukan bahwa ekstrak daun zaitun bisa menurunkan tekanan darah dan melancarkan aliran darah. Polyphenols yang tinggi dalam minyak zaitun terbukti menangkal radikal bebas, sebagai antikanker dan menyehatkan jantung. Riset dan study lain mengenai manfaat minyak zaitun berikut ini sederet manfaat minyak zaitun bagi kesehatan.

  • Menyehatkan jantung
  • Menstabilkan tekanan darah mencegah terjadinya stroke
  • Menangkal radikal bebas, menurunkan resiko kanker
  • Mencegah kanker payudara
  • Antibakteri
  • meningkatkan kesehatan kulit dan meringankan sakit akibat eczerma dan psoriasis
  • Meningkatkan fungsi otak mencegah demensia dan alzheimer
  • Mencegah terjadinya konstipasi/sembelit
  • Membantu mencegah diabetes
  • Memperlambat proses penuaan
  • Meningkatkan metabolisme tubuh
  • Memperkuat tulang dan sendi

Minyak zaitun baik dan aman untuk digunakan sehari-hari dalam proses memasak karena mengandung beragam manfaat kesehatan. Bagi sebagian orang minyak zaitun ( extra Virgin oil ) juga dikonsumsi dengan cara diminum langsung karena dipercaya baik bagi tubuh.

Minyak zaitun terbukti mengandung antioksidan yang tinggi yang bisa mencegah berbagai masalah kesehatan.

Sumber: astahomeware.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Klik disini
Hello
Ada yang bisa kami bantu